Apa Saja Faktor Kelamahan Investasi Property & Bagaimana Menyiasati
Beranda » » Kelemahan investasi Property

Kelemahan investasi Property

Ditulis pada: 24 Januari 2014 | Kategori:

Kendati memiliki delapan keunggulan, investasi property pun memiliki beberapa kelemahan dibanding investasi di sektor lain. Hal ini tidak terlepas dari sifat properti yang tak dapat dipindah, lokal, dan beragam.

Baca: Kelebihan Bisnis Property 

Seorang investor perlu mengetahui delapan kelemahan investasi properti, agar dapat mengantisipasi kerugian dan menambah nilai properti tersebut.

Dinukil dari buku “Cara Kaya Melalui Properti”, inilah delapan kelemahan investasi properti:

1. Beban Perawatan (Management Burden)
Pemilik atau investor properti tak dapat membiarkan investasinya berjalan dengan hasil yang meningkat terus menerus, tanpa memastikan properti tersebut dalam keadaan baik. Dia juga mesti mengeluaran biaya tambahan guna merawat kondisi bangunan agar income dari sewa bisa meningkat.

2. Investasi Padat Modal (High Capital Investment)
Investasi properti pun dapat dikatakan sebagai investasi yang bersifat padat modal (capital intensive). Mengapa demikian? Karena semakin besar modal yang ditanamkan dalam properti, relatif semakin besar pula hasil yang didapatkan investasi properti tersebut.

3. Keterjangkauan Investasi (Affordability Investment)
Dalam bisnis properti, harga mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan. Harga properti ditetapkan berdasarkan sifat-sifat pasar lokal serta tren yang memengaruhi permintaan dan penawaran properti.

Ada satu perbedaan signifikan antara menilai properti dan saham, yaitu  affordability. Affordability tidak menjadi isu dalam saham, karena transaksi pembelian saham dilakukan secara tunai. Sebaliknya, transaksi properti biasanya merupakan pembelian leverage yang melibatkan pembiayaan dari bank.

4. Biaya Transaksi yang Tinggi (High Cost Transaction)
Untuk berinvestasi di sektor properti, Anda harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi dibanding berinvestasi di sektor lain. Biaya-biaya tersebut berupa pajak, antara lain: PPH (5% yang dikenakan bagi penjual) dan BPHTB (5% yang dikenaan bagi pembeli).

5. Waktu Lama untuk Membeli (Time Consuming Acquisition)
Membeli properti yang sesuai keinginan tidak bisa dalam tempo singkat, bisa dalam hitungan minggu atau bulan. Hal ini juga dijelaskan dalam sifat properti yang tidak likuid (lack of liquidity).

Bahkan seorang pakar properti dari Amerika Serikat mengatakan, carilah 100 properti, pilih tiga yang terbaik, untuk mendapatkan satu properti yang diinginkan (Formula 100:3:1).

6. Terbatasnya Pengetahuan (Lack of Knowledge)
Pengetahuan yang terbatas disebabkan karena properti yang bersifat lokal (localized). Harga sebuah rumah di satu tempat, belum tentu sama dengan di tempat lain. Hal ini membuat investor harus jeli dan membuat survei terhadap di lokasi incarannya.

7. Penyusutan Bangunan (Building Depreciation)
Investasi properti yang berbasis pada tanah dan bangunan, walaupun dari tahun ke tahun meningkat—akibat harga tanah yang meningkat akibat kelangkaan—namun bangunan di atasnya secara teoritis memiliki umur. Hal ini berbeda dengan tanah yang memiliki umur panjang alias abadi. Secara teoritis, bangunan dapat berumur 20, 30, atau 40 tahun, tergantung fungsi, kualitas, dan standar kekokohan bangunan (konstruksi).

8. Hancur Bila Terjadi Bencana Alam (Physical Hazard)
Dibandingkan dengan investasi lain, investasi properti memiliki risiko kehancuran tanah dan bangunan yang bisa disebabkan gempa, tanah longsor, tsunami dan lain-lain. Namun, hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan asuransi, sehingga secara praktis kehancuran akibat bencana dapat dihilangkan dengan biaya tambahan untuk membayar premi asuransi.

Source: Rumah.com

Kelemahan investasi Property | Pasang Iklan Rumah Gratis, Rumah Dijual – Netproperty.net

Tags:

Komentar dinonaktifkan: Kelemahan investasi Property

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

r Artikel Blog
Ruko East Park Jababeka Cikarang, Ruko Sekaligus Tempat Tinggal

Ruko East Park Jababeka Cikarang, Ruko Sekaligus Tempat Tinggal

P 23 Oktober 2019 ,

Ruko East Park merupakan salah satu kawasan residensial yang dikelola oleh PT. Jababeka Tbk dan bagian dari Jababeka Residence. Selain East Park, terdapat juga kawasan residence lain yaitu apartemen Elvis Tower, apartemen Monroe Tower, ruko Rodoe Drive, rukost Beverly Hills,... Selengkapnya)

Ruko Hollywood Boulevard Jababeka, Ini Yang Menakjubkan!

Ruko Hollywood Boulevard Jababeka, Ini Yang Menakjubkan!

P 23 Oktober 2019 ,

Bisnis merupakan salah satu hal yang membutuhkan banyak persiapan. Bahkan menjalankan usaha atau bisnis itu sendiri tentu tidak mudah. Didukung dengan bidang apa yang kita jalani, hingga fasilitas yang dibutuhkan. Seperti konsep dari usaha atau bisnis itu sendiri, kemudian memilih... Selengkapnya)

Ruko Sevilla Jababeka Mengusung Konsep Berbeda, Yuk Intip

Ruko Sevilla Jababeka Mengusung Konsep Berbeda, Yuk Intip!

P 23 Oktober 2019 ,

Jababeka merupakan salah satu kawasan yang mengusung pembangunan komersial dan residensial. Seperti kawasan Jababeka Residence, kawasan Movielaand Jababeka. Setelah kawasan diatas, Jababeka mencoba untuk membuat konsep yang berbeda. Dengan membangun sebuah kawasan Sport City jababeka. Oleh karena itu, Jababeka kemudian... Selengkapnya)

Ruko Thamrin Boulevard Jababeka Cikarang Dan Ini Kelebihannya

Ruko Thamrin Boulevard dan Ini Kelebihannya

P 23 Oktober 2019 ,

Ruko merupakan salah satu tempat yang mana digunakan untuk membangun sebuah bisnis atau usaha. Apalagi jika usaha anda sudah cukup berkembang, memiliki kantor atau toko tentu adalah jalan tepat untuk melancarkan bisnis yang anda jalani. Dalam hal ini, anda bisa... Selengkapnya)

Ruko Sudirman Jababeka Tawarkan Fasilitas Nyaman, Lokasi Strategis

Ruko Sudirman Jababeka Tawarkan Fasilitas Nyaman

P 22 Oktober 2019 ,

Ruko merupakan bangunan yang mana dibangun dengan tujuan untuk kawasan usaha atau bisnis. Hal ini dikarenakan ruko memang umumnya adalah untuk berbisnis atau usaha. Banyak orang yang menjalankan bisnis atau usaha namun belum memiliki lapak. Sehingga ini juga menjadi salah... Selengkapnya)