Aturan Jual Beli Rumah & Property Seperti Apartemen
Beranda » » Aturan Jual Beli Rumah & Property Lain

Aturan Jual Beli Rumah & Property Lain

Ditulis pada: 25 Januari 2014 | Kategori:

ATURAN NORMATIF DALAM JUAL BELI RUMAH / PROPERTY

Peraturan jual beli tanah yang utama sudah pasti mengenai urusan akte. Antara pembeli dan penjual yang sudah bersepakat akan melakukan transaksi, harus membuat akte jual beli atau sering disebut AJB. AJB ini akan berguna pada saat balik nama sertifikat tanah yang dijual nantinya. AJB untuk jual tanah ini dibuat di PPAT (pejabat pembuat akta tanah), dengan melampirkan sertifikat asli tanah, KTP, bukti pembayaran pajak serta persetujuan keluarga penjual. Jika tidak membuat AJB, maka kedua belah pihak akan kesulitan saat balik nama sertifikat.

Untuk transaksi rumah dijual, selain ada AJB untuk tanahnya juga ada akte pengalihan untuk asset bangunan di atas tanah.
Untuk mendapatkan akte pengalihan ini, maka ada ketentuan dasar yang harus dipenuhi. Sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-26/PJ/2010 tentang Tata Cara Penelitian Surat Setoran Pajak Atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah Dan/Atau Bangunan, maka pihak penjual sudah harus melunasi PPh yang didapat atas hak guna bangunan tersebut. Pajak sudah harus disetor ke kas Negara, melalui kantor pos atau bank; yang dibuktikan dengan SSP (surat setoran pajak).
Jadi untuk kelancaran transaksi, lunasi dulu kewajiban di atas.

Selain itu, peraturan jual beli tanah juga mewajibkan transaksi terjadi di depan PPAT atau Notaris, supaya pembeli dan penjual mengetahui kewajiban serta hak yang harus dilakukan, mempermudah pengurusan surat-surat dan ijin. Juga ada biaya yang harus dibayarkan untuk jasa PPAT ini.

Peraturan jual beli tanah yang harus diketahui adalah adanya Pajak Penjual dan Pajak Pembeli yang harus dibayarkan. Besarnya Pajak Penjual adalah 5% dari NPOP (Nilai Perolehan Objek Pajak), dibayarkan oleh orang yang menjual tanah.
Sementara Pajak Pembeli dibayar oleh pembeli, nilainya sebesar 5% dari NPOP dikurangi NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak). Besar NPOP dan NPOPTKP sesuai dengan peraturan perundang-undangan daerah setempat.

Adapun jual beli tanah girik (tanah-tanah bekas hak milik adat yang belum didaftarkan atau disertifikatkan pada Kantor Pertanahan setempat ) dapat dilakukan sebagai berikut:

Akta girik yang dipakai adalah girik asli
Bukti pembayaran PBB dari pemilik girik
Surat keterangan bahwa tanah girik tersebut tidak sedang dalam persengketaan
Surat keterangan Riwayat Tanah dari kelurahan/kecamatan/kepala desa. Adapun surat riwayat ini menerangkan asal tanah dan siapa saja pemilk tanah sebelumnya hingga sampai saat ini.
Surat keterangan dari Kelurahan/Kecamatan bahwa tanah tersebut belum diperjualbelikan kepada siapapun
Tanah tersebut tidak sedang dijaminkan

PERSYARATAN AJB (akte jual beli)
Penjual (Pihak Pertama):
Pihak Pertama (penjual) berikut suami/istri Penjual
Asli Sertifikat hak atas tanah yang akan dijual.
Kartu Tanda Penduduk Suami dan Isteri yang masih berlaku.
Jika Suami/istri penjual meninggal maka yang harus dibawa adalah Akte Kematian.
Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Terahir dan lima tahun kebelakang
Surat Persetujuan Suami/Istri bagi yang sudah berkeluarga.
Kartu Keluarga.
NPWP (nomor pokok wajib pajak)

Calon pembeli (Pihak Kedua):
Perorangan:
Foto copy KTP suami istri
Foto copy Kartu keluarga dan Akta Nikah
Foto copy Keterangan WNI atau ganti nama (bila ada, untuk WNI keturunan)

Perusahaan:
Foto copy KTP Direksi & komisaris yang mewakili
Foto copy Anggaran dasar lengkap berikut pengesahannya dari Menteri kehakiman dan HAM RI
Rapat Umum Pemegang Saham PT untuk menjual atau Surat Pernyataan Sebagian kecil asset.

PROSES PEMBUATAN AJB DIKANTOR PPAT ATAU NOTARIS:
Persiapan AJB:
Sebelum membuat Akta Jual Beli Pejabat Pembuat Akta Tanah melakukan pemeriksaan mengenai keaslian sertifikat ke kantor Pertanahan (BPN, badan pertanahan nasional)
Penjual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) yaitu 5% dari Harga Transaksi (atau dari NJOP) di bayarkan di Bank atau Kantor Pos
Calon pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut ia tidak menjadi pemegang hak atas tanah yang melebihi ketentuan batas luas maksimum
Surat pernyataan dari penjual bahwa tanah yang dimiliki tidak dalam sengketa.
PPAT menolak pembuatan Akta jual Beli apabila tanah yang akan dijual sedang dalam sengketa atau dalam tanggungan di bank.

Pembuatan AJB:
Pembuatan akta harus dihadiri oleh penjual dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa dengan surat kuasa tertulis bermeterai cukup, jika dikuasakan.
Pembuatan akta harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi biasanya dari perangkat desa jika melalui PPAT Sementara (camat) dan kedua pegawai Notaris Jika Melalui Notaris PPAT.
Pejabat Pembuat Akta Tanah membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta, termasuk juga sudah lunas atau belum untuk transaksinya.
Bila isi akta telah disetujui oleh penjual dan calon pembeli maka akta ditandatangani oleh penjual, calon pembeli, saksi-saksi dan Pejabat Pembuat Akte Tanah.
Akta dibuat 2 lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya disampaikan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).
Kepada penjual dan pembeli masing-masing diberikan salinannya.

Setelah Selesai Pembuatan AJB:
PPAT menyerahkan berkas Akta Jual Beli ke Kantor Pertanahan untuk keperluan balik nama sertifikat.
Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli atau Kuasanya Jika Dikuasakan.
Akta jual beli PPAT yang sudah lengkap.
Asli Sertifikat hak atas tanah.
Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pembeli dan penjual yang masih berlaku dan di legalisir.
Bukti pelunasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan tahun Terahir.
Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

Proses di Kantor Pertanahan:
Setelah berkas disampaikan ke Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan memberikan tanda bukti penerimaan permohonan balik nama kepada PPAT, selanjutnya oleh PPAT tanda bukti penerimaan ini diserahkan kepada Pembeli.
Nama pemegang hak lama (penjual) di dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan tinta hitam dan diparaf oleh Kepala Kantor Pertanahan atau Pejabat yang ditunjuk.
Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang ada pada buku tanah dan sertifikat dengan dibubuhi tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan atau pejabat yang ditunjuk.
Dalam waktu 14 (empat belas hari) pembeli sudah dapat mengambil sertifikat yang sudah atas nama pembeli di kantor pertanahan, atau dikantor PPAT

Source: Propertijualmurah.com

Aturan Jual Beli Rumah & Property Lain | Pasang Iklan Rumah Gratis, Rumah Dijual – Netproperty.net

Tags:

Komentar dinonaktifkan: Aturan Jual Beli Rumah & Property Lain

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

r Artikel Blog
Ruko East Park Jababeka Cikarang, Ruko Sekaligus Tempat Tinggal

Ruko East Park Jababeka Cikarang, Ruko Sekaligus Tempat Tinggal

P 23 Oktober 2019 ,

Ruko East Park merupakan salah satu kawasan residensial yang dikelola oleh PT. Jababeka Tbk dan bagian dari Jababeka Residence. Selain East Park, terdapat juga kawasan residence lain yaitu apartemen Elvis Tower, apartemen Monroe Tower, ruko Rodoe Drive, rukost Beverly Hills,... Selengkapnya)

Ruko Hollywood Boulevard Jababeka, Ini Yang Menakjubkan!

Ruko Hollywood Boulevard Jababeka, Ini Yang Menakjubkan!

P 23 Oktober 2019 ,

Bisnis merupakan salah satu hal yang membutuhkan banyak persiapan. Bahkan menjalankan usaha atau bisnis itu sendiri tentu tidak mudah. Didukung dengan bidang apa yang kita jalani, hingga fasilitas yang dibutuhkan. Seperti konsep dari usaha atau bisnis itu sendiri, kemudian memilih... Selengkapnya)

Ruko Sevilla Jababeka Mengusung Konsep Berbeda, Yuk Intip

Ruko Sevilla Jababeka Mengusung Konsep Berbeda, Yuk Intip!

P 23 Oktober 2019 ,

Jababeka merupakan salah satu kawasan yang mengusung pembangunan komersial dan residensial. Seperti kawasan Jababeka Residence, kawasan Movielaand Jababeka. Setelah kawasan diatas, Jababeka mencoba untuk membuat konsep yang berbeda. Dengan membangun sebuah kawasan Sport City jababeka. Oleh karena itu, Jababeka kemudian... Selengkapnya)

Ruko Thamrin Boulevard Jababeka Cikarang Dan Ini Kelebihannya

Ruko Thamrin Boulevard dan Ini Kelebihannya

P 23 Oktober 2019 ,

Ruko merupakan salah satu tempat yang mana digunakan untuk membangun sebuah bisnis atau usaha. Apalagi jika usaha anda sudah cukup berkembang, memiliki kantor atau toko tentu adalah jalan tepat untuk melancarkan bisnis yang anda jalani. Dalam hal ini, anda bisa... Selengkapnya)

Ruko Sudirman Jababeka Tawarkan Fasilitas Nyaman, Lokasi Strategis

Ruko Sudirman Jababeka Tawarkan Fasilitas Nyaman

P 22 Oktober 2019 ,

Ruko merupakan bangunan yang mana dibangun dengan tujuan untuk kawasan usaha atau bisnis. Hal ini dikarenakan ruko memang umumnya adalah untuk berbisnis atau usaha. Banyak orang yang menjalankan bisnis atau usaha namun belum memiliki lapak. Sehingga ini juga menjadi salah... Selengkapnya)